Sabtu, 30 Januari 2010

Menghindari stres ketika anak belajar



Pada dasarnya stress merupakan suatu kondisi yang tidak enak / seimbang akibat adanya suatu rangsangan dari luar dirinya , dimana pada nantinya orang tersebut akan segera berusaha mengatasinya untuk mencapai keadaan seimbang yang membuat nyaman dirinya seperti sediakala. Namun, bila seseorang ini gagal mengatasinya maka orang tersebut akan mengalami suatu penderitaan, yakni penderitaan psikisnya.
Seorang anak yang stres dapat diidentifikasi dengan memperhatikan tingkah lakunya. Reaksi-reaksi psikosomatik, termasuk problem pencernaan, sakit kepala, kelelahan, gangguan tidur, dan mengompol mungkin merupakan tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Tanda lainnya seperti sering menangis, senang menyendiri, rewel, tidak mau berangkat ke sekolah atau suatu tempat, membuat kenakalan di sekolah atau di lingkungan tempat bermainnya, penurunan nilai sekolah. Bahkan, penyakit fisik pada anak, misalnya merasa pusing, mual, diare, kelumpuhan akibat depresi, atau penyakit lainnya merupakan dampak dari stres.

Stres pada anak pada umumnya disebabkan berbagai hal, diantaranya:

Makanan
Kurangnya kandungan gizi pada makanan dapat menyebabkan pertumbuhan anak tidak optimal dan suplai gizi yang diperlukan tubuh tidak tercukupi sehingga dapat menimbulan stres. Begitu juga, konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan, karena makanan tersebut memiliki kandungan gula yang berlebih dan minim gizi untuk tubuh.

Kurang tidur
Terlalu banyak bermain atau menonton televisi membuat anak kekurangan jam tidurnya. Untuk anak yang telah bersekolah, banyaknya tugas dari sekolah, kegiatan ekstrakurikuler atau kursus yang berlebihan membuat anak kekurangan waktu dan harus menghabiskan waktu untuk menyelesaikan tugasnya sehingga jam tidur berkurang. Kurang tidur dapat menyebabkan emosi dan pikiran anak menjadi tidak stabil dan rentan mengalami stres.

Lingkungan keluarga
Pertengkaran orang tua atau perceraian dapat menyebabkan ketakutan pada anak. Hal ini wajar, karena seorang anak sangat mendambakan kasih sayang orang di sekelilingnya, terutama orang tuanya untuk membuatnya merasa aman dan terlindung.

Pola asuh orang tua
Secara umum, pola asuh orang tua terdiri dari 3 macam. Pertama, authoritarian di mana orang tua bersikap otoriter, tidak memberi anak kebebasan dan memaksa anak agar memenuhi tuntutan orang tua bahkan menganiaya anaknya. Kedua, permissive yaitu orang tua sangat membebaskan anaknya walaupun seorang anak belum dapat membuat keputusan dengan tepat dan membiarkan kesalahan anak. Ketiga, authoritative yaitu orang tua menentukan dengan jelas konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil, mereka tidak mengekang anak secara berlebihan juga tidak membebaskannya, tetapi terus memberi perhatian pada anak dan berusaha membentuk anak yang mandiri. Pola authoritative ini yang paling baik untuk membentu kepribadian anak. Stres dapat terjadi pada anak apabila dia merasa tidak dapat memenuhi tuntutan orang tuanya ataupun karena dia harus mengalami konsekuensi buruk akibat kesalahan keputusan yang diambilnya.

Tekanan dari teman
Dalam pergaulannya, seorang anak tidak ingin berbeda dari anak-anak lain dari kelompoknya. Perbedaan seorang anak, mungkin karena fisik atau sifatnya dapat memancing ejekan dari teman-temannya. Ini pula yang dapat menyebabkan seorang anak merasa stres karena merasa tidak dapat diterima oleh teman-temannya

Dunia anak pada dasarnya adalah dunia bermain, dunia kecerian dan dunia kebahagiaan. Namun terkadang banyak orang tua sering melupakan hal ini. Anak-anak terlalu dibebani dengan mimpi-mimpi yang luar biasa menyibukan mereka dan menuntut mereka belajar dan belajar. Sehingga waktu mereka untuk bermain hilang ditelan ambisi orang tua. Anak juga membutuhkan suasana dimana mereka bisa bermain sesuka hatinya sebagai refresh terhadap aktivitas belajar. Jika tidak diantisipasi sejak dini anak bias menjadi stress dan bahkan phobia dengan sekolah. Sikap otoriter orang tua pun bias menjadi penyebab munculnya stress ketika belajar pada anak.

Untuk itulah orang tua mestinya memperhatikan cara penanganan stres belajar pada anak dengan baik, sehingga school phobia bisa dihindari, Adapun yang bisa dilakukan orang tua adalah sebagai berikut:

1. Menjadi pendengar yang baik semua cerita-cerita anak di sekolah
2. Yakinkan anak bahwa kebutuhan belajar adalah kebutuhan pribadinya
3. Menage waktu anak sebaik mungkin dari bangun tidur hingga kembali tidur
4. Fasilitasi gaya belajarnya (kinestetik, audio, visual)
5. Berikanlah penghargaan terhadap segala prestasinya disekolah
6. Sekali-kali ajak anak bepartisipasi membuat aturan-aturan dalam rumah kita sehingga tidak ada kesan otoriter
7. Kurangi menggunkan perkataan negatif (jangan,awas kalau...dsb) gantilah dengan kata2 motivasi
8. Doakan anak2 kita dalam sujud-sujud panjang kita setiap harinya

Wallahu alam



Melejitkan kemampuan membaca anak


Menumbuhkan kebiasaan Anak hobi membaca atau mencintai buku pada anak usia dini, bukanlah proses yang mudah, yaaa...kita nggak bisa memaksakan anak, harus bisa baca, tapi yang terpenting adalah Bagaimana Anak kita Mencintai buku, itu yang sulit....

Namun banyak kalangan sepakat, membaca merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai anak-anak sejak dini, sebab rendahnya kemampuan membaca anak-anak bakal berdampak pada kekurang mampuan mereka dalam menguasai ilmu pengetahuan dan matematika.

Pada titik ini muncul pertanyaan apakah teknis membaca atau menumbuhkan minat anak terhadap bacaan yang sebaiknya didahulukan, Jadi mengingat bukunya Glenn Doman dalam bukunya " Mengajarkan bayi anda Membaca " Menyebutkan anak usia 18 bulan hingga empat tahun memiliki rasa ingin tahu yang amat besar, Keingin tahuan tersebut tidak hanya muncul ketika melihat simbol yang tertera dalam buku.

Pengenalan terhadap kesenangan dan mencintai buku ini bisa dilakukan Orangtua mulai dari lingkungan keluarga, dan dibawah ini tips agar anak mencintai buku :

1. Beri tauladan membaca setiap hari.
2. Ajak anak-anak berinteraksi dengan buku.
3. Sediakan buku favorit di tempat-tempat yang mudah dijangkau
4. Luangkan waktu untuk mendengar dan membimbing anak membaca.
5. Ajak anak-anak ke toko buku atau perpustakaan.
6. Ciptakan suasana nyaman, tenang, sekaligus menyenangkan.
7. Jangan batasi bahan bacaan tapi beri arahan mereka menyukai buku berkualitas.
8. Lakukan diskusi kecil tentang ini buku yang tela mereka baca.
9. Buat permainan yang bisa memperbesar minat baca mereka.

Nah, yang terpenting...kita nggak bisa memaksakan anak harus bisa baca sejak usia dini, tapii, yang sulit itu Anak SUKA BUKU....bukan dipaksa harus bisa baca, karena anak kalo udah suka dan mencintai buku....Insya Allah anak ada rasa ingin tahu membacanya, dan timbul keinginan untuk belajar baca....yaa smoga bermanfaat..!!!

Jumat, 29 Januari 2010

Bedah Film: UP (kereennn)


SEUMUR hidup, Carl Fredricksen (Edward Asner) selalu memimpikan sebuah petualangan besar. Ia selalu ingin menjelajahi daerah-daerah baru dan pergi berkeliling dunia. Sayangnya hingga ia berusia 78 tahun, semua itu hanya sekedar impian saja dan tak pernah jadi kenyataan.

Setelah istrinya meninggal, Carl mendapat masalah baru. Rumahnya akan digusur dan ia terancam berakhir di panti jompo. Merasa tak ada lagi yang bisa menghalanginya melakukan petualangan seperti yang ia impikan, Carl pun bertekad membawa rumahnya pergi mengelilingi dunia. Untuk mencapai tujuannya, Carl mengikatkan ribuan balon ke rumahnya dan menjadikan seluruh rumahnya sebuah balon terbang.

Celakanya, ada satu yang tak ia perhitungkan sebelumnya. Tanpa ia sadari, ternyata Russell (Jordan Nagai), anak berusia delapan tahun yang punya rasa ingin tahu berlebihan, ternyata ikut terbawa dalam perjalanan. Akhirnya, mau tak mau Carl harus membawa pergi Russell juga dan berharap bahwa mereka tak akan terlibat masalah besar karena ulah Russell ini.

Siapa yang tak kenal Pixar. Perusahaan animasi yang dipelopori oleh Steve Jobs, petinggi Apple, ini memang adalah perusahaan animasi yang selalu menyajikan film animasi berkualitas tinggi. Kalau tak percaya, lihat saja WALL-E yang berhasil memukau penonton dengan animasi nyaris tanpa dialog ini. Kesuksesan Pixar tak berhenti sampai di sini, kali ini Pixar kembali menawarkan animasi dengan konsep yang berbeda dari WALL-E.

Film berjudul singkat, ‘UP’, ini berkisah tentang sebuah kondisi yang sebenarnya hanya akan dimengerti oleh orang dewasa saja namun dengan pengolahan alur cerita yang menarik, konsep itu tak akan sulit diterima anak kecil dengan penalaran yang masih terbatas. Ide tentang mimpi yang tertunda, kehilangan orang yang dicintai dan kekecewaan yang kadang membawa berkah memang tak mudah dicerna anak-anak namun di situlah keunggulan film ini. Menyederhanakan konsep yang rumit itu.

Soal kualitas animasi, barangkali tak perlu dibahas lagi. Seperti biasa, Pixar tak akan melepas sebuah film animasi tanpa pengerjaan yang benar-benar sempurna. Didukung oleh pengisi suara yang sama handalnya maka lengkap sudah senjata film ini untuk merebut minat pasar. Karena penuangan ide yang brilian maka jelas range penonton film ini pun tak akan terbatas pada anak kecil saja. Orang dewasa pun dapat menikmati film ini tanpa merasa bosan. Range usia penonton yang lebar ini pun terwakili oleh dua karakter utama yang berbeda usia tujuh puluh tahun.

Pendek kata, durasi film sepanjang 89 menit seolah berlalu dengan cepat karena sepanjang film penonton akan dimanjakan dengan suguhan visual yang apik, karakter yang cukup kompleks dan terlihat hidup, pengisian suara yang benar-benar menjiwai, dan tentu saja sebuah cerita yang menghibur namun juga memberikan sedikit pencerahan buat mereka yang sedang dirundung duka

Rabu, 27 Januari 2010

Maianan baru anak (baca;INTERNET)



Perkembangan zaman menutut segala hal. Segala informasi dari segala penjuru dunia dapat diakses dengan mudah. bahkan masuk hingga kedalam rumah kita dengan sesaat.Seiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan Internet semakin luas di kalangan masyarakat. Banyak keluarga telah menggunakan jasa langganan Internet, sehingga di dalam rumah, anggota keluarga dapat mengakses Internet dengan mudah. Begitu juga dengan kehadiran telepon seluler yang memungkinkan seseorang dapat mengakses Internet kapan saja dan dari mana saja. Internet dapat memberikan manfaat positif, tetapi juga dapat berdampak negatif. Seorang anak yang menggunakan Internet sering kali menjadi sasaran empuk dari orang-orang yang berniat jahat maupun pornografi. Apa yang dapat dilakukan orang-tua untuk melindungi anak mereka?

Bila digunakan dengan baik, teknologi Internet tentu berdampak positif. Seseorang dapat dengan mudah mencari informasi yang ingin diketahui. Dengan hanya mengetikkan kata pada mesin pencari (search engine), ada banyak situs web yang dirujuk tentang informasi tersebut. Adanya e-mail memungkinkan seseorang dapat mengirim sebuah surat untuk orang lain dengan cepat dan mudah. Ruang obrol (chatting room) memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dengan banyak orang yang saling berjauhan sekaligus. Atau yang sedang marak, hadirnya situs jaringan sosial seperti Facebook atau Friendster yang memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama yang sudah lama tidak dijumpai.

Namun, hal positif dari Internet ternyata dapat berakibat buruk bila digunakan secara tidak bertanggung jawab. Banyak anak yang ketagihan atau kecanduan Internet sehingga mereka betah berlama-lama di depan komputer sehingga lupa akan kewajiban mereka yang lebih penting untuk makan, mandi bahkan enggan untuk belajar. Salah satu penyebab seorang anak begitu menyukai Internet karena mereka mendapatkan suatu pengalaman baru dan mereka bisa mendapatkan kenyamanan. Atau mereka mendapat sesuatu dari dunia maya ini yang tidak bisa didapatkan di dunia nyata. Di dunia maya dia bisa menjadi orang lain yang diinginkan. Misalnya, seorang anak yang pemalu dapat dengan mudah berkenalan melalui chating atau e-mail. Dalam game online, mereka dapat membuat karakter mereka menjadi karakter yang cantik, kaya, atau hal lain yang mungkin berbeda dengan kehidupan nyata mereka.

Bahaya Pornografi Internet

Yang lebih memprihatinkan adalah bila seorang anak ketagihan pornografi di Internet. Dalam seminggu ada lebih dari 4000 situs porno dibuat! Benar-benar angka yang memprihatinkan. Ini tidak hanya melanda anak-anak, kerena banyak orang dewasa yang juga ketagihan pornografi di Internet karena dengan mudah dan tanpa malu, seseorang dapat mengakses dan melihat gambar-gambar porno bahkan melalui telepon genggam.

Awalnya, mungkin seorang anak tidak berniat untuk melihat pornografi dan akan memanfaatkan Internet untuk tujuan yang baik. Tetapi, situs porno ini dapat muncul secara tiba-tiba saat seorang anak mencari bahan informasi untuk tugas sekolahnya atau untuk keperluan lainnya. Seorang anak yang masih lugu belum dapat menilai baik atau buruknya suatu hal, maka seorang anak usia 8-12 tahun sering menjadi sasaran.

Pada usia ini, otak depan seorang anak belum berkembang dengan baik. Sedangkan otak depan adalah pusat untuk melakukan penilaian, perencanaan dan menjadi eksekutif yang akan memerintahkan tubuh untuk melakukan sesuatu. Pada otak belakang merupakan pendukung dari otak depan. Di sini juga dihasilkan dopamin, yaitu hormon yang menghasilkan perasaan nyaman, rileks atau fly pada seseorang.

Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Anak dapat merasa bersalah tetapi tidak berani mengutarakan perasaannya kepada orang-tuanya karena takut atau kesibukan ayah dan ibunya. Dalam keadaan cemas, otak berputar 2,5 kali lebih cepat dari putaran biasa pada saat normal. Akibat perputaran yang terlalu cepat ini, otak seorang anak dapat menciut secara fisik sehingga otak tidak berkembang dengan baik. Suatu keadaan yang dapat merusak masa depan seorang anak. Selain itu, gambar-gambar cabul yang ada di situs web porno, biasanya akan melekat dan sulit untuk dihilangkan dalam pikiran anak dalam jangka waktu yang cukup lama.

Bahaya Pemangsa Seksual

Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak. Ada sebanyak 750.000 pemangsa atau predator seksual setiap hari yang memanfaatkan ruang rumpi (chatting room) untuk berkenalan, kemudian mengajaknya untuk melakukan hubungan seks. Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.

Ciri Kecanduan Internet

Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

Sumber:
(http://duniapsikologi.dagdigdug.com/2009/10/14/lindungi-anak-dari-bahaya-internet/#more-248)

Kamis, 21 Januari 2010

I am The Winner (motifasi menghadapi ujian atau UAN)




Seorang pecundang akan berkata “Ini mungkin, tapi sulit” sedangkan seorang pemenang akan berkata “Ini sulit, tapi mungkin”

Sekarang kita tinggal memilih, kita akan menjadi siapa? Seorang pecundang atau seorang pemenang? Seorang pecundang yang hanya dengan melihat saja sudah menyerah, pasang kuda – kuda dan dalam hitungan ketiga lari menjauh. Seorang pecundang yang patah semangat, hilang kepercayaan diri, takut, dan percaya bahwa apa yang dilakukan akan percuma saja bahkan gatot (gagal total). Ataukah seorang pemenang, seorang pemenang yang percaya bahwa dia akan berhasil, dengan semangat, usaha, kerja keras, dan do’a dia percaya mampu menaklukkan dunia. Selanjutnya? Terserah anda!



Penulis yakin bahwa semua akan memilih menjadi seorang pemenang, karena memilih menjadi pemenang atau pecundang tidak sulit, sangat mudah hanya dengan memilih. Namun dalam pelaksanaan sulit untuk diterapkan.

Hidup adalah sumber masalah, pertempuran atau bahakan medan perang yang tidak akan pernah berhenti. Sejak kita lahir hingga membaca tulisan ini, semuanya pertempuran. Pertempuran melawan ketidakmampuan, ketidakberdayaan, dan juga pertempuran melawan ketidak maha tahuan kita.

Kita tercipta menjadi seorang pemenang sayangnya kita sendiri menjadikan diri kita seorang pecundang. Bagaimana tidak waktu kita kecil kita tidak mampu berbuat apa – apa, yang bisa kita lakukan hanya menangis. Lihatlah diri kita sekarang, kita bisa berjalan bahkan berlari, kita bisa makan bahkan membuat makanan, kita bisa berbicara bahkan bernyanyi. Coba banyangkan apa yang akan terjadi apabila sejak kita terlahir kita menjadi seorang pecundang yang takut belajar berjalan karena takut jatuh, yang takut makan sendiri karena takut belepotan dan ketakutan – ketakutan yang lain. Mungkin manusia akan punah karena tak mampu berbuat apa – apa.

Apabila kita tercipta menjadi seorang pemenang, mengapa kita rubah diri kita menjadi seorang pecundang. Pecundang yang mencari kambing hitam atas kesalahannya, pecundang yang bila diberi penghalang akan berbalik arah, pecundang yang selalu mencari jalan pintas atas semua kesulitan, pecundang yang ingin sukses tanpa kerja keras dan pecundang yang selalu menunggu keajaiban turun dari langit.

Salah satu rintangan akan kita hadapi [UAS, UAN, Ujian semester], satu rintangan yang sangat mudah dibandingkan rintangan – rintangan yang akan kita hadapi dihari yang akan datang. Inilah saatnya kita menentukan menjadi siapakah kita? Seorang pecundang atau menjadi seorang pemenang? Pemenang yang dengan sepenuh hati percaya bahwa dia akan menang, pemenang yang sadar bahwa keajaiban tidak datang dengan sendirinya melainkan dengan usaha dan kerja keras, pemenang yang tidak akan berbalik arah hanya karena ada penghalang didepannya, pemenang yang tidak akan bingung tuk mencari jalan pintas karena dia tahu dia berada di jalan yang benar, pemenang yang selalu menambah bekalnya untuk menemani perjalanannya, dan pemenang yang tidak akan membohongi diri sendiri dan orang lain tuk berbuat curang.

Jika kita memilih menjadi pemenang, masih ada waktu tuk menyiapkan semua bekal, masih ada waktu tuk menyingkirkan semua rintangan, masih ada waktu tuk mengubah pikiran kita terutama tentang apa yang kita pikirkan tentang diri kita.

Selasa, 12 Januari 2010

Dr Aidh al Qarni: Muslim Tumbuh dalam Kebencian



Jika anda melihat peta dunia, Anda akan menemukan bahwa tindakan pembunuhan dan pemboman menyebar terutama di negara-negara Islam. Di Palestina, Irak, Somalia, Pakistan, dan Afghanistan Anda dapat melihat pertumpahan darah, kematian, serangan pada bangunan vital dan penghancuran gedung-gedung. Anda akan melihat faksi-faksi menuduh satu sama lain dan menyebut yang lainnya telah murtad. Anda akan melihat fatwa berterbangan dengan mudah di sekitar kita dan membuat seseorang kehilangan darah, nyawa, harta dari kaum Muslim sendiri.
Apa yang terjadi dengan hukum yang mengatur persahabatan, persaudaraan dan perdamaian? “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS Ali Imran: 103)

Apakah masih ada yang memperhatian sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang mengangkat senjata di depan wajah kita bukanlah bagian dari kita.”
Apakah ada yang masih mengingat larangan Rasulullah, “Kamu dilarang menumpahkan darah satu sama lain atau melanggar batas-batas harta dan kehormatan saudaranya.” Kita dilarang melanggar hari-hari suci, bulan-bulan suci dan tanah suci.

Mengapa jika seluruh belahan dunia dikenal dengan penemuan baru, pembangunan baru, kreativitas baru dan produksi baru. Sementara kaum Muslimin dikenal dengan perpecahan baru, pertikaian baru, pembunuhan baru dan saling menuduh murtad?
Yang kita dengar tidak lain, kecuali tubuh yang tercabik-cabik, badan manusia yang hancur, anak-anak yang menjadi yatim, istri yang menjadi janda, bangunan yang hancur, jembatan yang diledakkan, kota yang terbakar, ekonomi yang memburuk, teror yang menimpa orang tak bersalah, pengetahuan dan kemajuan yang sangat buruk.

Mana ulama-ulama dan orang bijak serta para intelektual? Sampai kapan pembantaian ini terus terjadi? Sampai kapan pertumpahan darah terus berlangsung? Kapan zaman setan ini akan berlalu? Kapan nurani kita bangkit? Kapan kita mulai kembali pada al Qur’an dan Sunnah Rasulullah, menyerukan rahmat, perdamaian dan kerukunan, menolak perpecahan, kebencian dan perseteruan?

Di negeri-negeri Muslim, orang-orang tidak boleh mengangkat senjata dan melawan orang sipil yang tak bersalah. Bukankan di negeri-negeri Islam, sudah terlalu banyak pengangguran, kemiskinan dan ketidakadilan, sehingga sekte-sekte bermunculan dan menambah musibah dan bencana perpecahan.

Negara di seluruh dunia sibuk dengan ekonomi dan pembangunannya, tapi kita tak berhenti berkabung. Tak berhenti terluka dan tak berhenti merasakan kehilangan. Setiap kali kita menyalakan televisi kita, kita mendengar berita tentang bencana seperti itu di negara-negara Muslim cukup untuk mematikan pikiran, buta indra, dan membunuh jiwa.

Peristiwa-peristiwa yang kita lihat di negeri-negeri Muslim adalah: dilumatkannya tengkorak di jalan-jalan, darah mengalir di jalan-jalan, dan masjid-masjid ditinggalkan oleh hamba-hamba, rumah dibakar di depan mata dunia, universitas, sekolah, dan pabrik rata dengan tanah atau dihancurkan di atas kepala penghuninya.
Apakah tidak ada seruan agama untuk melarang ini, tidak ada pikiran untuk menghalangi, tidak ada perasaan gagah berani untuk menahan diri, tidak ada semangat untuk membela. Air mata mata sudah habis untuk diteteskan.

Sampai kapan kisah sedih ini akan berlanjut? Kapan sirene tragedi akan berakhir? Masing-masing pihak membuat persiapan, membangun tentara, dan menunggu kesempatan untuk menerkam saudara-saudara seiman.

Faksi-faksi menaikkan panji-panji Islam, mendesak para pengikut mereka untuk menjadi martir karena Allah menjanjikan mereka surga, meyakinkan mereka akan kemenangan dan kejayaan, serta menyebut anggota kelompok lain sebagai murtad dan akan menjadi penghuni kekal di neraka.

Indoktrinisasi kebencian menyebabkan laki-laki muda tumbuh penuh kemarahan dan siap melawan mereka yang dianggap murtad. Mereka memanggul senjata melawan masyarakat mereka sendiri dan menunjukkan niat untuk membunuh orang-orang mereka.

Mari kita berdoa kepada Allah untuk mengangkat dan mengusir penderitaan ini dari negeri Islam, mengakhiri kondisi bencana, menghapus awan gelap ini dari pikiran, mengembalikannya kepada indra, bersatu jajarannya, dan membimbing lagi ke jalan yang benar (disadur dari: http://www.sabili.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1138:dr-aidh-al-qarni-muslim-tumbuh-dalam-kebencian&catid=81:internasional&Itemid=198)

Kamis, 24 Desember 2009

Optimalisasi Fungsi Bimbingan Konseling Sekolah


Belakangan ini marak terjadi kasus-kasus kenakalan remaja, mulai dari perkelahian geng dan sekolah, perilaku mesum dan kemaksiatan, penggunaan Narkoba dan Alkohol, serta seks bebas di kalangan pelajar. Kasus-kasus yang tidak tampak pun kiranya semakin muncul di atas riak-riak air sistem pendidikan di negeri kita, dimana siswa yang tidak memenuhi standar nilai yang ditetapkan oleh DEPDIKNAS semakin banyak dan sulit untuk membendungnya.

Sampai dengan akhir September 2003 kasus AIDS yang dilaporkan pada kelompok umur 0 – 29 tahun sebesar 49,8 % dari keseluruhan kasus AIDS yang dilaporkan. Prosentase ini mungkin akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan napza suntik yang mayoritas dilaporkan pada kelompok berumur kurang dari 25 tahun. Oleh karena itu kita menyadari bahwa remaja sangat rentan tertular HIV/AIDS antara lain karena kelompok remaja tersebut sudah mulai aktif secara seksual, penyalahgunaan napza suntik, kekerasan seks dan rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi termasuk HIV/AIDS (IFPPD, 2008).

Kasus-kasus yang terdata tersebut tentunya tidak sebanyak kasus-kasus yang belum terungkap atau masih terselip dalam dinding-dinding sekolah. Ibarat gunung es, bagian gunung yang terdapat di bawah air justru lebih besar dibanding yang terlihat di atas air.

Rasa iba, kasihan, dan prihatin tentunya tidak cukup untuk menyelesaikan masalah ini. Mengingat betapa semakin besar tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa ini di tahun-tahun mendatang, hal ini harus dituntaskan segera.
Pertama, Kita harus sepakat bahwa anak adalah bahan baku mentah yang siap diolah dan dibuat sedemikian rupa untuk penyiapan iron stock (meminjam istilah mahasiswa) di masyarakat, yang memiliki tugas untuk melanjutkan kerja-kerja peradaban bangsa ini ke depan. Oleh karenanya, anak yang lahir di atas dunia ini memiliki potensinya masing-masing yang siap dikelola dan diproses oleh institusi pendidikan. Potensi-potensi yang dimiliki oleh anak yaitu, kognitif, afektif, dan konatif. Kognitif adalah ranah kognisi atau pikiran yang di dalamnya berfungsi untuk mengolah hal-hal yang diperolehnya dari lingkungan apakah sesuai dengan logika atau tidak. Afektif adalah ranah perasaan yang di dalamnya terdapat emosi-emosi – berupa cinta, marah, takut, dan sebagainya – yang berfungsi sebagai alat penangkap dan penyebaran bahasa-bahasa non verbal dalam komunikasi intrapersonal maupun interpersonal, dan sebagai media untuk menentukan sikap terhadap suatu keadaan. Konatif adalah aspek perilaku yang ada pada diri anak. Tidak ada anak yang bodoh, inilah yang dikemukakan oleh pakar Multiple Intelligence Howard Gardner dalam bukunya. Karena potensi yang dimiliki anak adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT untuk dikembangkan.
Kedua, kita juga harus sepakat bahwa keluarga merupakan institusi pendidikan pertama bagi anak.

Dimana pengajaran nilai-nilai, norma-norma, aturan, dan agama menjadi tugas bagi keluarga untuk mengembangkannya di dalam diri anak. Jangan pernah berharap bahwa anak adalah robot yang telah memiliki sejumlah program yang telah dibawanya dari lahir, akan tetapi anak ibarat kertas putih yang siap diisi dengan tulisan, warna maupun corak-corak yang bisa menjadi bekal baginya di masyarakat.
“Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah api dan berhala)”. (HR. Bukhari)

Ada fenomena lucu yang terjadi di masyarakat kita, betapa beberapa kalangan orang tua kita melepaskan tugas dan tanggung jawabnya terhadap anak – hanya dengan alasan pekerjaan – kepada Babysitter dan playgroup. Padahal Lorentz menyatakan dalam teori ikatan (bonding theory) yaitu anak akan mengikuti pola yang diajarkan oleh orang yang mendidik dan membesarkannya. Jangan heran kalau anak-anak kita lebih dekat dengan pembantu atau babysitter kita, karena memang dari awal kita sudah menunjukkan betapa jauhnya jarak kita dengan anak. Sehingga kita harus menyadari bahwa anak adalah amanah yang diberikan oleh Allah kepada kita untuk kita didik dan kita besarkan dengan penuh kebaikan. Sebagaimana firman Allah SWT:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (at-Tahrim: 6)
Ketiga, kita mesti sepakat bahwa sekolah adalah produsen atau sebuah pabrik yang akan mengolah bahan mentah (anak) tersebut menjadi sebuah bahan jadi yang bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan bagi masyarakatnya. Sekolah merupakan Institusi pendidikan kedua setelah keluarga, dimana nilai-nilai edukasi diajarkan dan dibentuk pada diri anak mulai dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat Lanjut. Pendidikan dan pengajaran menjadi fungsi utama dari sekolah. Sayang, banyak sekolah yang hanya menjalankan fungsi yang kedua, yaitu pengajaran. Sehingga beberapa guru merasa senang dan bangga kalau murid-muridnya kurang berhasil dalam mengerjakan soal ujian yang dibuatnya. Fenomena ini akhirnya membentuk persepsi sosial anak bodoh dan anak pintar.

Anak yang pintar dalam persepsi guru adalah anak yang berhasil menjawab persoalan logis-matematis dan bahasa (bahasa asing), padahal potensi-potensi anak yang lain belum tergali, sehingga kesempatan mereka untuk berkembang menjadi terbatas karena gurunya yang membatasinya. Jika anda memiliki persepsi ini, maka anda salah besar. Karena tugas guru adalah memberikan pemahaman edukasi kepada anak sesuai dengan potensinya masing-masing. Cara guru yang terkesan tradisional dalam penyampaian informasi juga terkadang menjadi hambatan bagi siswa untuk belajar. Sistem “catat bahan sampai abis”, ceramah yang monoton tanpa diberikan “bumbu-bumbu” humor atau contoh-contoh yang aktual membuat siswa semakin jenuh dan memberontak untuk tidak belajar di kelas.

Inilah problema yang tidak pernah tuntas dalam sistem pendidikan kita. Tentu tidak adil ketika kita mau membuat suatu standarisasi nilai atas satu makhluk yang memiliki kompleksitas kognisi, afeksi, dan konasi di dalam dirinya!
Karena penjabaran angka-angka matematis yang ada di sistem sekolah pun, alhasil hanya digunakan sekian persen di dalam masyarakat kita. Ditambah lagi dengan label-label yang diberikan kepada siswa sebagai anak malas, anak bodoh, anak nakal dan sebagainya, membuat masalah menjadi rumit.
Oleh karena itulah sekolah harus memiliki pemahaman bahwa merekalah adalah pabrik, dimana di dalamnya akan mencetak anak-anak yang cerdas dan berbobot yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.

Fungsi Bimbingan Konseling pun menjadi aspek yang penting pula dalam pengembangan sekolah yang holistik. Karena Bimbingan Konseling adalah wadah dimana siswa yang unik (kita ganti istilah anak malas, bodoh, dan nakal menjadi siswa unik) dianggap sama dengan siswa yang berprestasi dalam bidang akademik. Kita bisa melihat betapa di Bimbingan Konseling di negara-negara Eropa dan Amerika memberikan sebuah inovasi yang besar dalam dunia pendidikan. Dimana siswa-siswa yang memiliki masalah diidentifikasikan potensinya, BUKAN MASALAHNYA, sehingga BK bisa memberikan rekomendasi khusus kepada sekolah untuk menjadikan bakat ataupun potensinya sebagai sarana baginya untuk mengubah citra dirinya yang semula negatif menjadi positif.
Fungsi bimbingan konseling yang lain pula adalah memberikan masukan kepada pihak sekolah mengenai rancangan kurikulum sekolah yang humanis dan progresif, sehingga arah kurikulum sekolah mengacu pada hak asasi manusia bukan pada instalisasi software program pada manusia seperti robot. Sehingga bimbingan konseling melakukan evaluasi-evaluasi terhadap pola pendidikan dan pengajaran guru, perkembangan prestasi anak (lewat wali kelas), dan penelitian-penelitian yang bersifat eksperimental untuk pengembangan sekolah menuju ke arah yang baik.

Bimbingan sekolah harus mengoptimalisasi fungsinya sebagai sponsor untuk memberikan pengembangan pada diri anak. Pencarian-pencarian LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), klub-klub akademik, pencinta alam, kesehatan, agama, dan lainnya, serta event-event regional, nasional dan internasional untuk mendukung pengembangan potensi anak.
Fungsi yang lain adalah, bersama-sama dengan sekolah mendesain tempat pembelajaran yang menarik, nyaman dan kondusif untuk berlangsungnya proses belajar mengajar. Sekolah bisa membuat improvisasi di setiap kelas untuk duduk di lantai atau belajar di alam terbuka, sehingga proses transfer informasi pada siswa bisa berlangsung dengan baik.

Keempat, kita harus sepakat bahwa masyarakat merupakan aspek yang cukup signifikan dalam perkembangan peserta didik. Keamanan, keadilan, kenyamanan dan budaya menjadi faktor penting dalam perkembangan peserta didik. Sehingga menjadi tugas pemerintah adalah menjadikan masyarakatnya sebagaimana masyarakat yang madani dan humanis. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an (surah Shaad: 26):
“Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan”

Akhirnya, dengan memperhatikan 4 aspek tersebut, insya Allah bisa menuntaskan beberapa permasalahan pendidikan kita di Indonesia. Penulis juga merasa bahwa tulisan ini masih memiliki kekurangan, yang disebabkan oleh masih kurangnya pengetahuan penulis tentang masalah ini. Apabila ada kebenaran yang tersampaikan itu semua berasal dari Allah SWT. Semoga ada hikmahnya. disadur dari http://www.psikademik.blogspot.com

Selasa, 22 Desember 2009

Info Lowongan kerja.....(terbatas)


Dear all my friend and my family Perusahaan kami sedang membuka lowongan pekerjaan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.


CAREER OPPORTUNITY

PT. Hadji Kalla - Autorized Main Dealer Toyota yang memiliki 21 Cabang di Sulawesi Selatan, Tengah, Tenggara, dan Barat dan akan terus berkembang pesat di masa mendatang, memberikan kesempatan bagi anda untuk bergabung sebagai :
1. Marketing Analyst (MA)
2. Human Resources Analyst (HRA)
3. Auditor (AU)
4. Finance/Accounting Analyst (FIN/ACC)
5. Administration Officer (AO)
6. Customer Reation Coordinator (CRC)
7. Publik Relation (PR)
8. IT Programmer (PIT)
9. Legal Officer (LO)

Syarat :
> Pria & Wanita
> Usia maksimal 32 tahun (8,9), 27 tahun (1,2,3,4,5), 25 tahun (6.7)
> Pendidikan :
- S-1 Semua Jurusan (1) IPK Min.2.75
- S-1 Ilmu Komunikasi / Manajemen / Public Relation (6.7) IPK Minimal 2.75
- S-1 Psikologi / Manajemen SDM / Hukum (2) IPK Minimal 3.00
- S-1 Akuntansi (3,4) IPK Minimal 3.00
- S-1 / D-3 jurusan Pulbik Relation / English Business / Sekretaris / limu Komunikasi (5) IPK Min.3.00
- S-1 Programmer (8) IPK Min. 2.75 dan berpengalaman sebagai programmer pada perusahann IT
- S-1 Hukum (9) IPK Minimal 3.00, diutamakan yang menguasai hukum perdata
> Pengalaman dibidangnya masing-masing minimal 1 tahun (1,2,3,4,5)
> Pengalaman sebagai progammer pada perusaan IT minimal 1 tahun (8)
> Pengalaman sebagai Legal Officer minimal 1 tahun (9)
> Penempatan : - Makassar (1,2,3,4,5,7,8,9)
- Wilayah Kerja perusahaan (6)
> Mampu mengoperasikan komputer Ms. Office (Excel, Word, Power Point, dll)
> jujur, Kominikatif, Inovatif, Bertanggung Jawab dan cepat belajar serta adaptasi lingkungan, memiliki semangant kerja yang tinggi, ulet, mampu bekerja secara mandiri dan tim.

Kirimkan lamaran lengkap anda paling lambat tanggal 24 Desember 2009 dengan mencantumkan kode jabatan yang dilamar pada sudut kanan atas amplop lamaran anda ke :

HR DIVISION HEAD PT. HADJI KALLA
JL. HOS COKROAMINOTO NO. 27 MAKASSAR
TELP. 0411-311111 (ext.311, 308)


Menggugat Hari Ibu (22 Desember)


MAAF....
sebelumnya saya sempat tergelitik dengan penentuan hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember
TULISAN INI BUKAN DALAM RANGKA MEMEPERINGATI HARI IBU
ENTAHLAH..HARI INI WALL AKU PENUH DENGAN UNTAIAN BAHASA CINTA UNTUK BUNDA
Sy sendiri heran kenapa hari ini (22 Desember) orang selalu mengait-ngaitkan dengan "the mother's day"...HARUSKAH KITA MEMPERINGATI HARI IBU???????


MAri kita kaji....
Setelah mencari referensi dari berbagai sumber, tidak satupun manuskrip-manuskrip kuno yang menjelaskan secara detail jatuhnya hari ibu di tanggal 22 Desember...Dan trnyata di tiap negara hari ibu itu berbeda2..

1. di Eropa
The Mother's day diperingati pada bulan Maret,

2. Amerika Latin
juga memperingati pada bulan Oktober,

3. Yunani
Masyarakat Yunani memilih bulan Juli sebagai hari ibu. bulan Juli aalah hari kelahiran DEWI HESTIA yang dalam mitos Yunani kuno, beliau merupakan dewi pelindung rumah, perapian, serta keluarga.

4. Di Amerika,
Peringatan Hari Ibu di Amerika pertama kali diusulkan pada tahun 1872 oleh Julia Ward Howe, penulis lirik lagu “The Battle Hymn of the Republic” yang ditujukan untuk kedamaian. Tiap tahun, Howe mengurus pertemuan Hari Ibu di Boston, Massachusetts. Pada tahun 1907, Ana Jarvis asal Philadelphia, mulai mengkampanyekan agar Hari Ibu diakui secara resmi. Jarvis berupaya membujuk seorang ibu di gereja di West Virginia untuk memperingati dua tahun kematian ibunya, pada minggu kedua bulan Mei. Tahun berikutnya, Hari Ibu juga diperingati di Philadelphia pada minggu dan bulan yang sama.

5. Perancis
Hari Ibu di negara ini dirayakan setiap hari Minggu terakhir di bulan Mei. Anak-anak akan berlomba-lomba membaca sajak dan membuat kartu ucapan sebagai hadiah kejutan untuk ibu mereka. Hadiah diberikan saat makan bersama keluarga. Si Ibu juga mendapat potongan kue yang sudah disiapkan oleh anak-anak.

6.Swedia
Hari Ibu di Swedia dirayakan pada tanggal yang sama seperti di Bunga plastik dijual untuk membantu para ibu yang membutuhkan.

7.Perancis.
Jauh hari sebelum Hari Ibu tiba, Palang Merah Swedia menjual bunga-bunga kecil dari plastik. Uang yang terkumpul akan diberikan untuk para ibu dan anak yang membutuhkan

8. Australia
Hari Ibu di negara ini dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei. Pada hari ini penduduk Australia melakukan tradisi menyematkan bunga anyelir di pakaian. Anyelir putih untuk menghormati ibu yang sudah meninggal, sedangkan yang berwarna lain untuk ibu yang masih hidup. Mereka juga menyiapkan sarapan agar ibu bisa menyantapnya di tempat tidur. Menyenangkan, sekali!

9. Afrika Selatan
Sama seperti di Australia, Hari Ibu dirayakan pada hari Minggu kedua Mei. Hari spesial ini tidak hanya dirayakan untuk Ibu, tapi juga para wanita yang sudah dianggap seperti Ibu sendiri. Penduduk Afrika selatan juga menyematkan anyelir di pakaian mereka. Anyelir merah jambu untuk ibu yang masih hidup dan putih untuk ibu yang sudah meninggal.

10. khusus di indonesia, ada banyak momentum sejarah yang bisa dijadikan manuskrip kuno yang mendukung hari ibu, Hari kelahiran Kartini (21 April), namun sumber yang paling jelas adalah momentum kongres organisasi para pejuang wanita pada tgl 22 oktober 1928..disebut-sebut oleh soekarno sebagai cikal bakal lahirnya hari ibu di Indonesia....namun skali lagi, belum ada referensi yang jelas mengapa masyarakat indonesia menghadiahkan hari spesial untuk ibu....ANEH??????

PERTANYAANNYA ADALAH.....
Untuk sembilan bulan ibu mengandung, kita hanya menghadiahkannya hari ibu ?
Untuk semua malam ibu menemani kita, kita hanya menghadiahkannya hari ibu ?
Mengobati kamu dan mendoakan kita, kita hanya menghadiahkannya hari ibu ?
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurusi kamu, kita hanya menghadiahkannya hari ibu ?
Kalau dijumlahkan semua harga cinta ibu, kita hanya menukarnya dengan perayaan hari ibu ?
Untuk semua mainan, makanan, dan baju,tegakah kita membalasnya dengan ceremoni tahunan?
Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu begitu besar...ikhlaskah kita menukarnya hanya dengan perayanan tahunan hari ibu ?

Lagian hari ibu yang kita peringati selama ini hanya sekedar formalitas belaka..doa dan permohonan ampun sering terlupakan..

Sungguh....kecintaan bunda kepada kita seluas lautan, sehingga kita tenggelam dan terkadang melupakannya..


Sahabat…
Bukankah kasih dan sayang kita kepada bunda tidak terbatas ruang dan waktu???
Begitu besar cinta dan kasih bunda kepada kita, sehingga sangatlah durhaka keikhlasannya itu kita balas dengan peringatan hari ibu yang diperingati sekali setahun…bukankah kita berkewajiban membahagiakan ayah dan bunda kita setiap saatnya? jika engkau bersama dia..

berlututlah dihadapannya
Mohon ampunalah kepadanya
peluk ia
kecup keningnya
dekap dan rasakan denyutan jantungnya
pandangilah wajahnya sedalam mungkin
tatap mata sayunya
kemudian ucapkan: Mom's Love u full
sambil teteskan air mata pengabdianmu padanya

sangatlah durhaka diri kita jika kehadirannya selama ini hanya menjadi seremoni tahunan saja...sebut namanya dalam doa-doamu, pintakan ampun kepadaNya atas dosa-dosa bunda kita..seraya berdoa smoga Allah ikhlas mengumpulkan kita sekeluarga dalam jannahNya...

Menyayangi mereka (Ayah dan Bunda) adalah kewajiban primer kita.......so jangan kecewakan mereka sahabat..ungkaplah kasih sayangmu disetiap saat, karena hanya itu balasan yang mereka inginkan dari kita..bukan sekedar penghargaan sesaat ataupun materi

kepada sahabatku
Angin...sampaikan salamku untuk dia dan bawalah aku dipundakmu menemui dia malam ini
Bintang...bawalah pesan cintaku untuknya bersama cahayamu dimalam ini
Jangkrik...nyanyikan lagu cintaku untuknya..jangan lupa katakan: aku kangen dia..
Mimpi.....hadirkanlah dia malam ini, agar aku dapat merasakan kehangatan dekapannya lagi..
Kangen.................berhentilah menggodaku karena ku tau ada doa untukku dalam sujud panjangnya

SEBENARNYA DALAM SEJARAH ISLAM, ada sebuah peristiwa agaung yang bisa dijadikan landasan utama bagi penduduk bumi tentang hari ibu, hari ayah, hari keluarga maupun Hari Kasih Sayang....

10 Dzulhijjah....tepatnya pada peristiwa Agung bersejarah...penyembelihan Ismail, adalah hari Ibu, Hari Ayah dan Hari Kasih Sayang bagi ummat Islam. atas dasar CINTA dan KASIH SAYANG, keluarga Ibrahim dan Siti Hajar rela mengorbankan anak semata wayangnya untuk di sembelih dengan tangan mereka sendiridemi CINTA YANG HAKIKI dan BUKTI KETAATAN KEPADA RABBNYA.... Kekuatan apa yang menyebabkan mereka rela melakukan hal ini?jawabnya adalah C..I..N..T..A.................


Miss U Mom's
(sekali lagi bukan dalam rangka merayakan hari ibu)

^^____ Ci'gu (ADE)

Kamis, 03 Desember 2009

Serunya film "My bos My Hero"


MY BOSS MY HERRO Cerita drama ini tentang tuan muda pewaris salah satu klan Yakuza yang sangat terkenal diJepang.Tuan muda klan Yakuza Kantou Shan Fang bernama Sakaki Makio berumur 27 tahun. Sebagai calon pewaris klan tersebut, sakaki dijuluki sebagai "Tornado" karena dia hebat sekali dalam perkelahian dengan gank atau clan lainnya saking hebatnya bisa ngalahin 20 orang lebih padahal dia cuma sendirian duh kocak dah filmnya... hal ini menyebabkan ia dihormati oleh bawahan2 ayahnya,serta orang-orang yang berada di dalam organisasi geng yakuza!.Dalam hidupnya, ia tidak mengenal kata ''belajar'', belajar merupakan hal tersulit yg harus dilakukan sehingga ia hanya mengenyam pendidikan sampai smp..selebihnya, ia terlibat dlam kelamnya dunia Yakuza..

Pada suatu moment transaksi bisnis, sakaki mengacaukan karena ketidak mampuannya berhitung, hal ini lah menyebabkan kemurkaan Ayahnya, sang Pimpinan Yakuza.
Sakaki diberi ultimatum untuk menyelesaikan SMA dan memperoleh sertifikat agar mampu secara akademik, baru kemudian berhak memegang tampuk pimpinan Yakuza.ketika di SMA Hanya sang kepala sekolah yang tau identitas aslinya sebagai tuan muda dr YAKuza dan berumur 27 tahun.
Di SMA cerita berkembang menarik dan banyak mengundang kelucuan karena tindakan2 Sakaki yg sering terbawa kebiasaannya sebagai bos Yakuza. Lucunya, ia dipilih sbgai ketua kelas 3A, yg harus mempersatukan dan memimpin teman sekelasnya,,ia jga berhadapan dengan beragam plajaran sekolah yang sulit, sehingga dianggapnya pelajaran = musuh (-_-)9 .pengawal pribadinya yg berjumlah 5 orang, ikut direpotkan dg statusnya sebagai 'siswa SMA'..mulai dari menyipakan seragam, bekal sampai mengerjakan PR. Ternyata SMA yg dulunya ia benci pada akhirnya memberi beribu makna bagai Sakaki,,ia mengenal arti persahabatan, kesetiaan, pengorbanan, n cinta pertama.Di SMA juga terdapat Puding yang sangat enak,bahkan tanpa puding itu suasana sekolah St Agnes seperti tak mempunyai gairah hidup lagi.. wah kocak abis dah,,, apa lagi sakiki makio juga sangat menyukai puding.. dan menjelang kelulusan clan bebuyutan dari yakuza yang bernama Kumada menyerang sekolah tempat Sakaki bersekolah,, Kumada ingin menghancurkan Yakuza dengan cara licik,agar sakaki tidak lulus dan tidak menjadi pewaris Clan Yakuza.. Mendingan lo tonton deh.. gw jamin lagsung jatuh Cinta..!!

Selasa, 01 Desember 2009

Mengenal Gengis Khan


Sekedar cerita dan profile genghis khan

nama asli dari Genghis Khan adalah Temujin.Beliau adalah salah satu tokoh sejarah yang paling gw kagumi.

Profile
Nama : Genghis Khan/temujin
tahun lahir : sekitar tahun 1162 dan 1167

Khan lahir di di daerah pegunungan Burhan Haldun, dekat dengan sungai Onon dan Herlen. Ibu Temujin, Holun, berasal dari suku Olkhunut. Kehidupan mereka berpindah-pindah layaknya seperti penduduk Turki di Asia Tengah. Saat Berumur 9 tahun, Temujin dikirimkan keluar dari sukunya karena ia akan jodohkan kepada Borte, putri dari suku Onggirat. Ayah Temujin, Yesugei meninggal karena diracuni suku Tartar tepat pada saat ia pulang setelah mengantar Temujin ke suku Onggirat.

Sejarah Perjuangan Genghis Khan :

Menyatukan Mongolia

Temujin mempunyai teman baik yang juga merupakan saudara angkatnya, yang bernama Jamukha. Ia pernah berkali-kali ditolong oleh Jamukha, yang merupakan keturunan dari suku Jadaran. Bersama-sama dengan saudara angkatnya, Temujin berhasil merebut kembali hak kekuasaannya atas sukunya dan juga perserikatan Mongolia yang didirikan ayahnya dahulu. Waktu demi waktu, wilayah Temujin menjadi semakin besar, yang dilakukan dengan cara menghancurkan musuh-musuhnya dan menggabungkan suku-suku dalam perserikatan Mongolia. Musuh terbesar Temujin dalam sejarah ternyata adalah saudara angkatnya sendiri, Jamukha, yang sering mengadu-domba Temujin dengan suku-suku lainnya, termasuk ayah angkat Temujin sendiri yang bernama Wang Khan. Setelah Temujin berhasil menyisihkan musuh-musuhnya dan melaksanakan perintah almarhum ayahnya, Yesugei, ia kemudian juga berhasil membalaskan kematian nenek-moyangnya, yang dibunuh oleh kerajaan Jin. Temujin kemudian diangkat menjadi Khan dengan gelar Jenghis Khan; yang artinya "Khan dari Segala-galanya".

Perang Melawan Suku Jin(cin)

Nenek-moyang kerajaan Jin berasal dari suku Jurchen. Suku Jurchen berhasil menguasai wilayah utara China selama lebih dari 100 tahun. Hal ini akan menjadi kesulitan besar untuk Jenghis Khan dalam menunaikan tugasnya. Kerajaan Jin memiliki jumlah pasukan yang hampir mendekati jutaan jiwa (lebih dari 10 kali lipat dari pasukan Jenghis Khan pada waktu itu). Mereka hidup aman dibalik tembok kerajaan yang besar dan susah untuk diserang. Jenghis Khan berhasil meruntuhkan semangat perang dan kekuataan kerajaan Jin dalam berbagai peperangan. Salah satunya adalah perang di Tebing Serigala Liar, dimana Jenghis Khan yang hanya memiliki pasukan tidak lebih dari 100.000 tentara berhasil membabat pasukan musuh yang besarnya lebih dari setengah juta jiwa. Kejayaan Jenghis Khan terbukti dari keberhasilannya dalam merebut ibukota kerajaan Jin, Dadu, yang sekarang ini menjadi Beijing. Para seniman (artis), ahli senjata (terutama ahli senjata berat/siege weapon), dan barang berharga, semuanya dibawa kembali ke Mongolia sebagai budak dan rampasan perang.

Invasi ke Timur Tengah

Sejarah mencatat invasi yang dipimpin oleh Jenghis Khan sendiri dengan ratusan ribu tentara terpilih ke kerajaan Khawarizmi yang pada waktu itu menguasai seluruh wilayah Timur Tengah diawali dengan pedagang Mongolia yang dibunuh dan harta mereka dirampas oleh panglima Khawarizmi yang serakah. Keserakahan itu membawa bencana bagi bangsanya. Jenghis Khan berhasil menawan dan menghukum mati panglima tersebut dengan cara menuangkan logam panas ke matanya. Kerajaan Khawarizmi menderita kerugian yang tidak terhitung. Amarah Jenghis Khan bertambah setelah cucu kesayangannya terbunuh. Populasi rakyat Timur Tengah berkurang hingga 1/10, dan wilayah Mongolia pun bertambah luas sampai kebagian barat benua Asia.


Sejarah pernah mencatat bahwa pada saat Jenghis Khan mundur kembali ke Mongolia, ia sempat memerintahkan dua jendral terbaiknya, Jebe dan Subotai Baatur untuk menyelidiki daerah barat dan membasmi sisa musuh sampai ke wilayah Russia. Jebe dan Subotai pernah menginjak daratan Eropa pada saat itu, dan mengalami konfrontasi dan menghancurkan pasukan Salib yang hendak menyerang wilayah Arab. Sumber konfrontasi itu diperkirakan terjadi karena pasukan Salib dari Eropa mengira pasukan Mongol adalah pasukan Arab.

Wilayah Timur Tengah kemudian dibagi-bagi dan dikuasai oleh putra-putra Jenghis Khan.

Saat-saat kematian Genghis Khan

Jenghis Khan yang sudah berumur tua dipaksa untuk memimpin pasukan untuk menghancurkan kerajaan Abbasiyah untuk kesekian kalinya, namun ketidak-cakapan para pasukan dan seringnya melakukan mabuk-mabukan memperlemah pasukan militernya. Ia meninggal dalam perjalanan dan dirahasiakan oleh panglima-panglima setianya sampai musuh berhasil ditaklukan. Kuburan Jenghis Khan dirahasiakan agar tidak dirusak oleh orang lain. Kekuasaan Mongol diwariskan kepada putra ketiganya, Ogodai Khan. Alasan Jenghis Khan menunjuk putra ketiganya untuk meneruskan tahta warisnya, disebabkan oleh keahlian yang dimiliki Ogodai Khan dalam bernegoisasi, memimpin negara dan sifatnya yang tidak sombong (tidak seperti kedua kakaknya yang sering bertempur satu sama lain).



Dulu gw pernah baca 1 artikel cuma pass gw cari itu artikel ga ketemu.Artikel itu isinya ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa Genghis Khan memegang sebuah pecahan tombak yang menjadikan dia kebal.tombak tersebut adalah tombak yang menusuk lambung Tuhan Yesus yang bernamakan Longinus Spear.Cuma gw agak2 lupa sih bener ato ga Genghis Khan yang megang itu tombak....(dari berbagai sumber)

Senin, 30 November 2009

Kado buat Ikhwan


(bahasa : melayu-malaysia) Copas Blog Sebelah.. semoga bermanfaat

bismillahirrahmanirrahim...
---
Malam telah larut terbentang. Sunyi. Dan aku masih berfikir tentang dirimu, akhi. Jangan salah sangka ataupun menaruh prasangka. Semua semata-mata hanya untuk muhasabah terutama bagi diriku, makhluk yang Rasulullah SAW sinyalirkan sebagai pembawa fitnah terbesar.---Suratmu sudah kubaca dan disimpan. Surat yang membuatku gementar. Tentunya kau sudah tahu apa yang membuatku nyaris tidak boleh tidur kebelakangan ini.
---
“Ukhti, saya sering memperhatikan anti. Kalau sekiranya tidak dianggap lancang, saya berniat berta’aruf dengan anti.”
---
Jujur kukatakan bahawa itu bukan perkataan pertama yang dilontarkan ikhwan kepadaku. Kau orang yang kesekian. Tetap saja yang ‘kesekian’ itu yang membuatku diamuk perasaan tidak menentu. Astaghfirullahaladz im. Bukan, bukan perasaan melambung kerana merasakan diriku begitu mendapat perhatian. Tetapi kerana sikapmu itu mencampak ke arah jurang kepedihan dan kehinaan. ‘Afwan kalau yang terfikir pertama kali di benak bukannya sikap memeriksa, tapi malah sebuah tuduhan: ke mana ghaddhul bashar-mu?
---
Akhifillah,
Alhamdulillah Allah mengurniakan dzahir yang jaamilah. Dulu, di masa jahiliyah, kurniaan itu sentiasa membawa fitnah. Setelah hijrah, kufikir semua hal itu tidak akan berulang lagi. Dugaanku ternyata salah. Mengapa fitnah ini jesteru menimpa orang-orang yang kuhormati sebagai pengemban risalah da’wah? Siapakah yang salah di antara kita?
---
####

“Adakah saya kurang menjaga hijab, ukh?” tanyaku kepada Aida, teman sebilikku yang sedang mengamati diriku. Lama. Kemudian, dia menggeleng

---
“Atau baju saya? Sikap saya?”---“Tidak, tidak,” sergahnya menenangkanku yang mulai berurai air mata.
---
“Memang ada perubahan sikap di kampus ini.”
---
“Termasuk diri saya?”
---
“Jangan menyalahkan diri sendiri meskipun itu bagus, sentiasa merasa kurang iman. Tapi tidak dalam hal ini. Saya cukup lama mengenali anti dan di antara kita telah terjalin komitmen untuk saling memberi tausiyah jika ada yang lemah iman atau salah. Ingat?”
---
Aku mengangguk. Aida menghela nafas panjang.
---
“Saya rasa ikhwan itu perlu diberi tausiyah. Hal ini bukan perkara baru kan ? Maksud saya dalam meng-cam akhwat di kampus.” Sepi mengembang di antara kami. Sibuk dengan fikiran masing-masing… .
---
“Apa yang diungkapkan dalam surat itu?”
---
“Ia ingin berta’aruf. Katanya dia sering melihat saya memakai jilbab putih. Anti tahu bila dia bertekad untuk menulis surat ini? Ketika saya sedang menjemur pakaian di depan rumah! Masya Allah…. dia melihat sedetail itu.”
---
“Ya.. di samping itu tempoh masa anti keluar juga tinggi.”
---
“Ukhti…,” sanggahku, “Anti percaya kan kalau saya keluar rumah pasti untuk tujuan syar’ie?”
---
“InsyaAllah saya percaya. Tapi bagi anggapan orang luar, itu masalah yang lain.”
---
Aku hanya mampu terdiam. Masalah ini sentiasa hadir tanpa ada suatu penyelesaian. Jauh dalam hati selalu tercetus keinginan, keinginan yang hadir semenjak aku hijrah bahawa jika suatu saat ada orang yang memintaku untuk mendampingi hidupnya, maka hal itu hanya dia lakukan untuk mencari keridhaan Rabb-nya dan dien-ku sebagai tolok ukur, bukan wajahku. Kini aku mulai risau mungkinkah harapanku akan tercapai?

---
####

Akhifillah, Maaf kalau saya menimbulkan fitnah dalam hidupmu. Namun semua bukan keinginanku untuk beroleh wajah seperti ini. Seharusnya di antara kita ada tabir yang akan membersihkan hati dari penyakitnya. Telah kucuba dengan segenap kemampuan untuk menghindarkan mata dari bahaya maksiat. Alhamdulillah hingga kini belum belum hadir sosok putera impian yang hadir dalam angan-angan. Semua kuserahkan kepada Allah ta’ala semata.
---
Akhi,
Tentunya antum pernah mendengar hadits yang tersohor ini. Bahawa wanita dinikahi kerana empat perkara: kecantikannya, hartanya, keturunannya, atau diennya. Maka pilihlah yang terakhir kerana ia akan membawa lelaki kepada kebahagiaan yang hakiki.
---
Kalaulah ada yang mendapat keempat-empatnya, ibarat ia mendapat syurga dunia. Sekarang, apakah yang antum inginkan? Wanita shalihah pembawa kedamaian atau yang cantik tapi membawa kesialan? Maaf kalau di sini saya terpaksa berburuk sangka bahawa antum menilai saya cuma setakat fizik belaka. Bila masanya antum tahu bahawa dien saya memenuhi kriteria yang bagus? Apakah dengan melihat frekuensi kesibukan saya? Frekuensi di luar rumah yang tinggi?
---
Tidak. Antum tidak akan pernah tahu bila masanya saya berbuat ikhlas lillahi ta’ala dan bila masanya saya berbuat kerana riya’. Atau adakah antum ingin mendapatkan isteri wanita cantik yang memiliki segudang prestasi tetapi akhlaknya masih menjadi persoalan? Saya yakin sekiranya antum diberikan pertanyaan demikian, nescaya tekad antum akan berubah.
---
Akhifillah,
Tanyakan pada setiap akhawat kalau antum mampu. Yang tercantik sekalipun, maukah ia diperisterikan seseorang kerana dzahirnya belaka? Jawapannya, insya Allah tidak. Tahukah antum bahawa kecantikan zahir itu adalah mutlak pemberian Allah; Insya Allah antum tahu. Ia satu anugerah yang mutlak yang tidak boleh ditawar-tawar jika diberikan kepada seseorang atau dihindarkan dari seseorang. Jadi, manusia tidak mendapatkannya melalui pengorbanan. Lain halnya dengan kecantikan bathiniyyah. Ia melewati proses yang panjang. Berliku. Melalui pengorbanan dan segala macam pengalaman pahit. Ia adalah intisari dari manisnya kata, sikap, tindak tanduk dan perbuatan. Apabila seorang lelaki menikah wanita kerana kecantikan batinnya, maka ia telah amat sangat menghargai perjuangan seorang manusia dalam mencapai kemuliaan jati dirinya. Faham?
---
Akhifillah,
Tubuh ini hanya pinjaman yang terpulang pada-Nya bila-bila masa mengambilnya. Tapi ruh, kecantikannya menjadi milik kita yang abadi. Kerananya, manusia diperintahkan untuk merawat ruhiyahnya bukan hanya jasmaninya yang boleh usang dan koyak sampai waktunya.
---
Akhifillah,
Kalau antum ingin mencari akhawat yang cantik, antum juga seharusnya menilai pihak yang lain. Mungkin antum tidak memerhatikannya dengan teliti. (Alhamdulillah, tercapai maksudnya untuk keluar rumah tanpa menimbulkan perhatian orang). Pakaiannya sederhana, ia hanya memiliki beberapa helai. Dalam waktu seminggu antum akan menjumpainya dalam jubah-jubah yang tidak banyak koleksinya. Tempoh masanya untuk keluar rumah tidak lama. Ia lebih suka memasak dan mengurus rumah demi membantu kepentingan saudari-saudarinya yang sibuk da’wah di luar. Ia nyaris tidak mempunyai keistimewaan apa-apa kecuali kalau antum sudah melihat shalatnya. Ia begitu khusyu’. Malam-malamnya dihiasi tahajjud dengan uraian air mata. Dibaca Qur’an dengan terisak. Ia begitu tawadhu’ dan zuhud. Ah, saya iri akan kedekatan dirinya dengan Allah. Benar, ia mengenal Rabbnya lebih dari saya. Dalam ketenangannya, ia tampak begitu cantik di mata saya. Beruntung ikhwan yang kelak memperisterikannya… (saya tidak perlu menyebut namanya.)

---
####

Malam semakin beranjak. Kantuk yang menghantar ke alam tidur tidak menyerang saat surat panjang ini belum usai. Tapi, sudah menjadi kebiasaanku tidak boleh tidur tenang bila saudaraku tercinta tidak hadir menemani. Aku tergugat apabila merasakan bantal dan guling di samping kanan telah kehilangan pemilik. Rasa penat yang belum terneutral menyebabkan tubuhku terhempas di sofa.
---
Aida sedang diam dalam kekhusyu’kan. Wajahnya begitu syahdu, tertutup oleh deraian air mata. Entah apa yang terlintas dalam qalbunya. Sudah pasti ia merasakan aku tidak hairan saat menyaksikannya. Tegak dalam rakaatnya atau lama dalam sujudnya.
---
“Ukhti, tidak solat malam? “ tanyanya lembut seusai melirik mata.
---
“Ya, sekejap,” kupandang wajahnya. Ia menatap jauh keluar jendela ruang tamu yang dibiarkan terbuka. “Dzikrul maut lagi?”
---
“Khusnudzan anti terlalu tinggi.”
---
Aku tersenyum. Sikap tawadhu’mu, Aida, menyebabkan bertambah rasa rendah diriku. Angin malam berhembus dingin. Aku belum mahu beranjak dari tempat duduk. Aida pun nampaknya tidak meneruskan shalat. Ia kelihatan seperti termenung menekuri kegelapan malam yang kelam.
---
“Saya malu kepada Allah,” ujarnya lirih.
---

“Saya malu meminta sesuatu yang sebenarnya tidak patut tapi rasanya keinginan itu begitu mendesak dada. Siapa lagi tempat kita meminta kalau bukan diri-Nya?”
---
“Apa keinginan anti, Aida?”
---
Aida menghela nafas panjang.
---
“Saya membaca buku Syeikh Abdullah Azzam pagi tadi,” lanjutnya seolah tidak menghiraukan. “Entahlah, tapi setiap kali membaca hasil karyanya, selalu hadir simpati tersendiri. Hal yang sama saya rasakan tiap kali mendengar nama Hasan al-Banna, Sayyid Quthb atau mujahid lain saat nama mereka disebut. Ah, wanita macam mana yang dipilihkan Allah untuk mereka? Tiap kali nama Imaad Aql disebut, saya bertanya dalam hati: Wanita macam mana yang telah Allah pilih untuk melahirkannya?”
---
Aku tertunduk dalam-dalam.
---
“Anti tahu,” sambungnya lagi, “Saya ingin sekiranya boleh mendampingin orang-orang sekaliber mereka. Seorang yang hidupnya semata-mata untuk Allah. Mereka tak tergoda rayuan harta dan benda apalagi wanita. Saya ingin sekiranya boleh menjadi seorang ibu bagi mujahid-mujahid semacam Immad Aql…”
---
Air mataku menitis perlahan. Itu adalah impianku juga, impian yang kini mulai kuragui kenyataannya. Aida tak tahu berapa jumlah ikhwan yang telah menaruh hati padaku. Dan rasanya hal iti tak berguna diketahui. Dulu, ada sebongkah harapan kalau kelak lelaki yang mendampingiku adalah seorang mujahid yang hidupnya ikhlas kerana Allah. Aku tak menyalahkan mereka yang menginginkan isteri yang cantik. Tidak. Hanya setiap kali bercermin, ku tatap wajah di sana dengan perasaan duka. Setakat inikah nilaiku di mata mereka? Tidakkah mereka ingin menilaiku dari sudut kebagusan dien-ku?
---
“Ukhti, masih tersisakah ikhwah seperti yang kita impikan bersama?” desisku.
---
Aida meramas tanganku. “Saya tidak tahu. Meskipun saya sentiasa berharap demikian. Bukankah wanita baik untuk lelaki baik dan yang buruk untuk yang buruk juga?”
---
“Anti tak tahu,” air mata mengalir tiba-tiba. “Anti tak tahu apa-apa tentang mereka.”
---
“Mereka?”
---
“Ya, mereka,” ujarku dengan kemarahan terpendam. “Orang-orang yang saya kagumi selama ini banyak yang jatuh berguguran. Mereka menyatakan ingin ta’aruf. Anti tak tahu betapa hancur hati saya menyaksikan ikhwan yang qowiy seperti mereka takluk di bawah fitnah wanita.”
---
“Ukhti!”
---
“Sungguh, saya terfikir bahawa mereka yang aktif da’wah di kampus adalah mereka yang benar-benar mencintai Allah dan Rsulnya semata. Ternyata mereka mempunyai sekelumit niat lain.”
---
“Ukhti, jangan su’udzan dulu. Setiap manusia punya kelemahan dan saat-saat penurunan iman. Begitu juga mereka yang menyatakan perasaan kepada anti. Siapa yang tidak ingin punya isteri cantik dan shalihah?”
---
“Tapi, kita tahukan bagaimana prosedurnya?”
---
“Ya, memang…”
---
“Saya merasa tidak dihargai. Saya berasa seolah-olah dilecehkan. Kalau ada pelecehan seksual, maka itu wajar kerana wanita tidak menjaga diri. Tapi saya…. Samakah saya seperti mereka?”
---
“Anti berprasangka terlalu jauh.”
---
“Tidak,” aku menggelengkan kepala. “Tiap kali saya keluar rumah, ada sepasang mata yang mengawasi dan siap menilai saya mulai dari hujung rambut -maksud saya hujung jilbab- hingga hujung sepatu. Apakah dia fikir saya boleh dinilai melalui nilaian fizik belaka..”
---
“Kita berharap agar ia bukan jenis ikhwan seperti yang kita maksudkan.”
---
Ia orang yang aktif berda’wah di kampus ini, ukh.”
---
Aida memejamkan mata. Bisa kulihat ujung matanya basah. Kurebahkan kepala ke bahunya. Ada suara lirih yang terucap,
---
“Kasihan risalah Islam. Ia diemban oleh orang-orang seperti kita. Sedang kita tahu betapa berat perjuangan pendahulu kita dalam menegakkannya. Kita disibukkan oleh hal-hal sampingan yang sebenarnya telah diatur Allah dalam kitab-Nya. Kita tidak menyibukkan diri dalam mencari hidayah. Kasihan bocah-bocah Palestin itu. Kasihan saudara-saudara kita di Bosnia . Adakah kita boleh menolong mereka kalau kualiti diri masih seperti ini? Bahkan cinta yang seharusnya milik Allah masih berpecah-pecah. Maka, kekuatan apa yang kita ada?”
---
Kami saling bertatapan kemudian. Melangkau seribu makna yang tidak mampu dikatakan oleh kosa kata. Ada janji. Ada mimpi. Aku mempunyai impian yang sama seperti Aida: mendukung Islam di jalan kami. Aku ingin mempunyai anak-anak seperti Asma punyai. Anak-anak seperti Immad Aql. Aku tahu kualiti diri masih sangat jauh dari sempurna. Tapi seperti kata Aida; Meskipun aku lebih malu lagi untuk meminta ini kepada-Nya. Aku ingin menjadi pendamping seorang mujahid ulung seperti Izzuddin al-Qassam.
---
####

Akhifillah,
Mungkin antum tertawa membaca surat ini. Ah akhawat, berapa nilaimu sehingga mengimpikan mendapat mujahid seperti mereka? Boleh jadi tuntutanku terlalu besar. Tapi tidakkah antum ingin mendapat jodoh yang setimpal? Afwan kalau surat antum tidak saya layani. Saya tidak ingin masalah hati ini berlarutan. Satu saja yang saya minta agar kita saling menjaga sebagai saudara. Menjaga saudaranya agar tetap di jalan yang diridhai-Nya. Tahukah antum bahawa tindakan antum telah menyebabkan saya tidak lagi berada di jalan-Nya? Ada riya’, ada su’udzhan, ada takabur, ada kemarahan, ada kebencian, itukah jalan yang antum bukakan untuk saya, jalan neraka? –‘Afwan.
---
Akhifillah,
Surat ini seolah menempatkan antum sebagai tertuduh. Saya sama sekali tidak bermaksud demikian. Kalau antum mahu cara seperti itu, silakan. Afwan, tapi bukan saya orangnya. Jangan antum kira kecantikan lahir telah menjadikan saya merasa memiliki segalanya. Jesteru, kini saya merasa iri pada saudari saya. Ia begitu sederhana. Tapi akhlaknya bak lantera yang menerangi langkah-langkahnya. Ia jauh dari fitnah. Sementara itu, apa yang saya punyai sangat jauh nilainya. Saya bimbang apabila suatu saat ia berhasil mendapatkan Abdullah Azzam impiannya, sedangkan saya tidak.
---
Akhifillah,
‘Afwan kalau saya menimbulkan fitnah bagi antum. Insya Allah saya akan lebih memperbaiki diri. Mungkin semua ini sebagai peringatan Allah bahawa masih banyak amalan saya yang riya’ maupun tidak ikhlas. Wallahua’lam. Simpan saja cinta antum untuk isteri yang telah dipilihkan Allah. Penuhilah impian ratusan akhawat, ribuan ummat yang mendambakan Abdullah Azzam dan Izzuddin al-Qassam yang lain. Penuhilah harapan Islam yang ingin generasi tangguh seperti Imaad Aql. Insya Allah antum akan mendapat pasangan yang bakal membawa hingga ke pintu jannah.
---
Akhifillah,
Malam bertambah-dan bertambah larut. Mari kita shalat malam dan memandikan wajah serta mata kita dengan air mata. Mari kita sucikan hati dengan taubat nasuha. Pesan saya, siapkan diri antum menjadi mujahid. Insya Allah, akan ada ratusan Asma dan Aisyah yang akan menyambut uluran tangan antum untuk berjihad bersama-sama.
---
Yang terakhir, akhi, saudara seaqidahku, saya persembahkan bingkisan indah sebuah syair karya pujangga besar Muhammad Iqbal. Semoga menjadi renungan kita bersama untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dan keimanan.

---
IDEALNYA SEORANG PEMUDA

---
Ia peribadi yang muslim,
Berhati emas, Berpotensi prima,
Yang di kala damai
Anggun petaka kijang dari padang perburuan
Yang di kala perang
Perkasa bak harimau kumbang
Ia perpaduan manis hempedu
Satu kali dengan kawan
Lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam berbahasa
Yang teguh membawa suluh
Angannya sederhana
Citanya mulia
Tinggi keutamaan dalam hati-hati
Tinggi budi, rendah hati
Ia lah sutera halus di tengah sahabat tulus
Ia lah baja
Ditentangnya musuh durhaka
Ia ibarat gerimis atau embun tiris
Yang memekarkan bunga-bunga
Yang melambaikan tangkai-tangkai
Ia juga puting beliung
Yang melemparkan ombak menggunung
Yang menggoncangkan laut ke relung-relung
Ia lah gemercik air ditaman sari, asri
Ia juga penumbang segala belantara
Segala sahara
Ia lah pertautan agung iman Abu Bakar
Perkasa Ali Papa Abu Dzar Teguhnya Salman
Mendirinya di tengah massa yang bergoyang
Ibarat lentera ulama di tengah gulita sahara
Ia pilih syahid fisabilillah atas segala kerusi dan upeti
Ia manuju bintang Menggapai malaikat
Ia tentang tindak kuffar Pola aniaya di mana saja
Maka nilainya pun membumbung tinggi
Harganya semakin tak terperi
Maka siapakah yang akan sanggup membelinya
Kecuali Rabb-nya?

Diary dodol Seorang Guru


Alhamdulillah, hampir kurang lebih empat bulan aku terdampar didunia lain yang sama sekali bikin aku kelihatan tua. Pasalnya tiap harinya harus marah2, nagih PR, diamin anak2 yang nangis, jadi penengah klu mereka brantem, tempat curhat, sok kebapakan n keibuan (maklum aku kan wali kelas,hehehe) bikin silabus n segala macam about skul, hehehe..but i’m very enjoy with my new activity..namun sebelumnya aku mau mengenalkan diri biar jelas deh, identitas penulis diary ini,hehehe..

Oh iya pemirsa sebangsa dan setanah air, sebelumnya izinkan aku (pake gaya ust.zainuddin ya) memperkenalkan diri, Namaku Ade Irzal Nakoe, nongol dibumi yang pana ini 22 taon silam ketika manusia belum mengenal blackberry apalagi facebook, makanya ketika aku lahir orang tuaku pusing karena sulit berkomunikasi mencari nama yang tepat untuk bayi yang imut n lahir dengan berat 3,6 Kg ini. Ketika aku resmi menjadi penghuni planet bumi ini nyokap dan bokap gue hidup terpisah, nyokap sengaja memilih melahirkan aku di kampung tercinta sementara bokap menunggu dgn H2C (harap2 cemas) di kota tempat kerjanya coz gak dapat ijin dari bosnya.

Walau begitu cintanya bokap ke nyokap dan anak laki-laki pertamanya begitu besar bak kisah cinta pitri, farel n si kecil rafa, hehehe...Kata nyokap, bokap aku pada hari kelahiranku, bolak-balik kantor pos untuk aku tetap berkomunikasi via telegram, kebayang kan gimana jadulnya toempoe doeloe..Mungkin klu jaman dulu dah ada pesbuk, poto2 bayi imut nan ganteng ini (narsis: mode on) pasti dah menghiasi wall bonyok gue,hehe n so pasti bokap gue gak lupa nulis di statusnya: “Andai aku punya sayap...ku kan terbang jauh melintasi pulau sulawesi tuk temui istri n ankQ yang tampan itu” trus nyokapku comment lagi: Aku punya bayi kecil..ku beri nama heli..eh ADE maksudku, wkwkwkwkwk...kebayangkan gimana serunya jaman dulu klu dah ngenal pesbuk. Bokap gak perlu lagi susah2 nyari nama, nulis aja di wall, selesai urusan..siapa tau aja aja yang nyaranin namaku Vijay, Michele, atau Jacky, hahahah..

Ketika lulus SMA aku memutuskan untuk merantau ke negeri sebrang (makassar maksudnya). Aku pun menyelesaikan kuliahku di Fak.Sospol di kampus berlambang ayam yang gak produktif (coz ayamnya ayam jantan sih, jadi gak pernah bertelur,hahaha..ngasal) dalam kurung waktu 3,8 tahun. Selama hidup dikandang ayam aku selalu bercita-cita menjadi Gubernur atau minimal bupati gitu,heheh...tapi takdir berkata lain (kata Bang Rhoma)...Aku ditakdirkan menjadi seorang pahlawan....tepatnya pahlawan kesiangan sahabat dekanya umar bakri..Guru SD choy..penasaran?gini cerita’na

Awalnya atas prakarsa sahabatku yang baik hati tidak sembong dan rajin nabung aku diterima tanpa tes apapun masuk disekolah sebagai guru pandu (pramuka merangkap guru silat n karate gitu) disalah satu SD Islam di kota makassar. Tapi setelah melihat postur tubuhku yang imut2 menggemaskan dan sangat pemalu ini (mode on: narsis) akhirnya pimpinan sekolahku itu tiba-tiba merasa iba dan mengangkatku sebagai guru bahasa Indonesia dan Aritmatika.....Gila.tiba-tiba aku pengen kesamber petir trus kena reruntuhan tsunami saja. Bagaimana mungkin aku yang selam kuliah gak pernah mengantongi nilai A pada mata kuliah Bahasa Indonesia dan Statistik (disospol gak ada matematika apalagi aritmatika coz dikampusku semua angka bisa berubah2 kayak hasil survey pilkada dan pemilu, hahahah) tiba-tiba harus bertutur kata dengan kaidah bahasa yang baik dan benar, serta menjadi kamus bahasa berjalan gentayangan..penyakitku makin parah lagi ketika aku harus ngajar Aritmatika..

Oh iya pemirsa, satu hal yang berubah dari seorang ADE yang gokil bin gaul adalah pergantian namaku yg sangat ekstrim,huhuhu.aku harus rela menambahkan tiga huruf (PAK) didepan namaku yang menurutku dapat menurunkan nilai jualku nanti. Aku pengen siswa-siswaku manggil aku Bang Ade tapi takutnya mereka nyamain aku dengan Bang One lagi, maklum anak SD,heheh...nasib ya nasib.

Sejak kecil aku sering bermasalah dengan namaku. Kebiasaan masyarakat di kampungku selalu memanggil bayi dengan nama2 kesayangan yg kedengarannya rada2 gak enak gitu dizaman modern kyk gini, heheh..Dan aku salah satu korbannya. Udah jelas-jelas nama depanku “ADE” tapi gak tau kenapa di markas besar keluargaku aku dipanggil “UYUN”...Gubraak. Nyambung dimana? Aku sudah berusaha menelusuri asbabun nuzulnya nama UYUN itu dalam kitab sutasoma karangan mpu tantular tapi gak ada juga, mau nanya doraemon ehh dia juga waktu itu blum lahir,hahahah..ujung2nya aku nanya ma mama loreng, tapi katanya namaku itu bikin hoki n membawa keberkahan, jadi aku dengan senang hati menerima takdir itu,heheheh..

Tapi hidup tak seindah daun kelor seperti ramalan sesat mama loreng. Ketika aku mulai sekolah, teman2ku sering banget ledekin namaku yang sedikit berbau wanita itu, dan kebetulan ada anak cewek yang namanya Yuyun dikelas aku. Makanya aku pasti nangis klu pulang sekolah karena teman2ku sering teriak n ledekin aku dengan syair indah “Yuyun oh Uyun kau mutiara hatiku” bil niru gaya tarian Jiny oh Jiny yang menjadi film favorit masyarakat dunia pada waktu itu, masih ingat kan?huhuhuhuh T_T

Masalah kian runyam ketika di sekolah kebetulan ada seorang guru akhwat mempunyai nama yg sama dengan nama panggilanku. Tapi untung aja si Ibu “Ade” itu dah berkeluarga jadi aku bebas deh dari serangan darat dan udara anak2 yang sering ngeledek aku...maklumlah guru mereka yang satu ini, gaul abis men, jadi bahan gosip kemana-mana..heheheheh....Dulunya aku ingin mengganti namaku menjadi Pak Irzal tapi disekolah ada juga guru baru yang punya nama mirip ma namaku, pak Rizal. Jadi ku urungkan niatku takutnya mereka nyosor manggil aku pak Ical (kan anak SD jadi banyak yg belum bisa bilang R dengan sempurna,heheheh). Makin sulit aja menafsirkan namaku nanti dan akhirnya aku berkata bukan salah bunda mengandung,heheh.. Oleh sebab itu aku tetap bersikeras memakai nama asliku. Selain namaku mudah diingat, anak2 dah biasa banget manggil aku “PAK ADE ganteng”,hehehe.kadang2 mereka manggil aku pak’De (kreatif juga)...terima kasih ayah-bunda dah menghadiahkanku nama yang keren se keren pemiliknya,hahahahah..

Aktivitasku pun berubah total. Selama lebih dari 4 tahun aku hidup tanpa jam yang ketat karena jadwal kuliahku gak padat2 banget. Sekarang dengan statusku yang baru sebagai pendidik dan penjajah anak-anak yang gak bikin PR, aku sekarang harus mandi sebelum solat subuh dan berangkat ke sekolah sebelum jam 7 pagi. Jujurnya awalnya berat banget mandi sebelum solat subuh, coz biasanya aktivitas itu hanya dilakukan pada kondisi darurat militer saja,heheh..Dan mulai sekarang aku harus membiasakan diri untuk menghindari balapan liar dijalanan klu pagi. Biasanya klu mandi telat itu akan mempengaruhi gaya mengendarai motorku menggila bak Valentino Rossi mengejar Stooner. Untuk itu aku mengusahakan berangkatnya pukul 06.15 pagi. Biar si-risma (nama motorku) bisa dipanasin n dilap2 dikit dulu biar gak malu2 dibawa jalan2. Jarak rumah ke sekolah hampir 9 KM, jadi aku harus berangkat berdasarkan hitungan V= S per T sesuai rumus fisika..kalau telat leherku dipotong, eh maksdunya gaji dipotong,wkwkwkwkw

Hari berganti hari...akhirnya aku mulai terbiasa dengan suasana sekolahku yang unik bin ajaib ini. Tepat pada tanggal 11 Agustus 2009 aku resmi dilantik menjadi wali kelas. Bahagia bercampur tangis dan duka aku rasakan (lebai:mode on), gak kebayang deh gimana ngurus anak2 satu kelas, ngurus absen mereka setiap saat, nelpon orng tuanya, ekstra perhatian dan tentunya ekstra kebapakan merangkap keibuan. Tapi gak papa, ini jadi pelajaran berharga bagi aku, kan klu dah nikah nanti dah terbiasa ngurusin anak banyak, jadi gak repot lagi,heheheh..

Sekolahku ini dihuni oleh siswa-siswa berkantong tebal. Kontras banget dengan gurunya yang menggantungkan diri ma gaji bulanan yang terkadang dipake kredit dimana-mana,hehehe..Pameran mobil setiap pagi dan sore didepan sekolah tidak terelakan, bkin para guru ngiler plus berangan n bertanya dalam hati sambil tersipu-sipu malu “kapan ya Indonesia masuk piala dunia? Eh salah..kapan ya bisa beli mobil pake slip gaji guru SD? mimpi indah disiang bolong, hahahahah...Kadang2 aku mau marah n ngamuk ketika murid2ku bertanya pak Ade berapa umur'ta k?kenapa blum nikah2 juga????pas aku ngejawab jujur klu aku umurnya masih belia (bebek liar kelee,heheh) anak2 pada kompakan teriak "Booooooohhhhhhooooooonnnnggggg" sy kira dah 30an umur'ta pak?huhuhuh..kejam banget kalian nak..bukan ngebantuin pak ade dapat jodoh malah ngeledek gitu,pantas aja aku keliatan tua, coz suka marah2in mereka..hahahahahaha

Yang bikin beda sekolahku ma sekolah umum lainnya adalah, pendidikan agama buat anak tuh plus-plus, bayangin aja anak SD harus hapal 3 jus klu pengen keluar hidup-hisup dari sekolah ini. Belum lagi budaya sekolah yang sangat islami membuat sekolah ini menjadi sekolah favorit. Guru-gurunya gimana?wah..jangan diragukan lagi, jam kerja dari pukul 07 pagi ampe pukul 16.15 sore bikin kita tertempa lahir bathin, blum lagi hari sabtu harus masuk untuk evaluasi pembelajaran, training dari yayasan, tambahan mata pelajaran bagi anak2 yang bermasalah, mengelola ekskul, pokonya harus tahan banting deh. Jadi hanya hari minggu aja waktu untuk keluarga dan jalan-jalan nyari kreditan murah lagi,heheh.

Oh iya, Alhamdulillah sekolahku dah dapat kepercayaan menjalankan program kelas akselerasi dari diknas pemkot makassar, keren kan?hehehe..kebetulan, satu2nya guru yang miskin jabatan disekolah ini adalah pak’De maka akulah yang ditunjuk sebagai wali kelas anak2 pilihan yang sudah di uji klinik sebelumnya...mereka adalah anak2 yang memiliki IQ diatas 120...dengan prestasi yang lumayan membanggakan..semua murid2Q berjumlah 7 orang dengan komposisi 5 orang pasukan akhwat dan sisanya adalah 2 siswa ikhwan yang gokilnya lebih dari 200 siswa normal,hehehe...
Baiklah, aku akan perkenalkan pada pemirsa dirumah siapa aja murid-murid kebangganku yang slalu menjadi sumber inspirasi dan sumber penghasilanku tentunya,hahahaha...

1. Muhammad Gozy Basayev,
Ini lah anak yang menjadi panglima dikelasku. Selain IQ-nya paling superior dibanding teman2nya, si doi adalah anak yang slalu menjadi kebanggan sekolahku..pasalnya gozy adalah anak yang terlahir dengan kelebihan mampu menghapal dan memahami pelajaran dengan cepat..DIA HAFAL 30 JUZ, sejarah hidup Nabi Muhammad dan kisah2 para Nabi dan Rasul pemirsa...hebat kan?gimana nilai raportnya???jangan ditanya, angka 9 slalu bertengger dirapornya, yaahh..gak jauh2 beda ma wali kelasnya dulu wktu sekolah (ingatkan pepatah yang mengatakan “Buah Mangga gak bakalan jatuh di pohon Apel,wkwkwkwkwk) Namun, anak ini sedikit overconfidence sehingga banyak yang menilai gozy sedikit sombong, tapi bagiku inilah tantanganku..siapa tau aja kelak suatu saat nanti dia jadi dai kondang kayak Aa Gym, tiba2 nyebut nama wali kelas SDnya ketika lagi show di TV, bisa terkenal mendadak aku,heheheh

2. A. M. Reza Mulyawan
Nah, klu ada anak yang punya jiwa petarung sejati disekolahku maka reza adalah ketuanya. Walau prestasinya gak sehebat Gozy si doi adalah siswa yang punya semangat belajar dan jiwa pantang menyerah yang “ruar biasa”...Anaknya sedikit cuek tapi klu dah dibilangin bakal jadi juru kunci dikelas si doi akan marah besar dan blajar tidak kenal waktu..hehehe. Reza yang semanagatan ini biasanya niru gaya akhwat yg pemalu klu misalnya gozy gak masuk kelas, pasalnya dia jadi cantik sendiri di kelas...makanya sering keluar masuk kelas sehingga nilainya juga keluar masuk daftar remedial..heheheh. satu kelebihan reza adalah anak ini rajin banget dikelas..coz dia piket dari hari senin ampe jumat,hahahahah....secara dikelas reza memangku jabatan sebagai mentri urusan kebersihan dan kerapian kelas.

3. Kinanti Nasywa Chandra
Speeling Bee......pak ade kapan lagi lombanya? Yahh..hampir tiap hari akhwat imut ini slalu bertanya kapan lomba speeling bee, pasalnya walau tidak mirip bule anak yang paling kecil dikelas ini memiliki kemampuan bahasa Inggris diatas rata2..Kalau wali kelasnya kamus bahasa Indonesia berjalan maka si doski adalah kamus bahasa Inggris berbaring, duduk, berjalan dan berlari..ntar klu jadi bule n netap diluar negeri jangan lupa ajak2 pak Ade ya sayang,hehehe..Oh iya pemirsa, anak ini punya kelainan yang,lucu lho..klu mau ujian atau yang berhubungan dgn kompetisi atau lomba si doi biasanya lari2 keliling kelas bahkan keliling lapangan dulu, katanya gini: “pak Ade, mau k izin dulu lari2 nah, klu nda panas k, otak sy gak jalan pak” pintanya sedikit memelas..hehehe. Darawati cirebon ini juga dah hafal juz 30 dan sebagian juz 29 lho, hebat kan? Nasywa juga punya hobi yang selalu membuatku bahagia..hampir setiap kali orang tuanya ke luar kota aku dibawain oleh2 berupa roti, manisan, kerupuk, tempe, terasi udang bkin,wkwkwkwkw...makaci ya nasywa

4. Nisrina Zahira Putri Irawan
Serius dan Tekun adalah kesan pertama kaetika setiap orang berjumpa dengannya. Darawati kelahiran Solo tahun 1999 ini adalah siswa akhwat yang paling pendiam dan kalem dikelas. Maklum darah jawa yang begitu kental didadanya membuat si doski menjadi terkenal seantero sekolah, hampir smua guru2 membanggakan dia didepan siswa-siswi klu ceramah pagi. Tapi jangan salah, Ninis, sapaan sehari-hari anak ini adalah siswa kedua yang terlahir cerdas dan pintar dikelas setelah Gozy. Dia teliti dan sangat runut jikalau diminta menguruai rumus matematika. Wah, kepengin deh punya anak kayak dia,hehehe..setelah saya memperhatikan dan mengamati dari jauh (karna rumahku jauh dari rumahnya,heheh) ternyata orang tua ninis terutama ibunya adalah orang yg sangat perhatian banget ma Ninis. Ibunya Ninis termasuk pencetak rekor pengirim SMS terbanyak ke Hpku untuk nanyain setiap perkembangan anaknya disekolah. Satu kelemahan Ninis, gak bisa makan yang pedas2. Klu itu terjadi terpaksa, dengan senang hati jatah makan siang si doi hanya nasi dan tempe atau sayur, ayam atau ikannya yang berlumuran sambel pasti diserahin ma wali kelasnya yang doyan makan pedas,hahah..


5. Faizah Wirawan
Anak ini sedikit berbeda dengan yang lainnya, anak ini punya jiwa seni yang tinggi. Setiap sepekan sekali sepulang sekolah dia ikut les biola. Dia juga yang ngajarin aku main biola, maklum manusia kayak aku ini termasuk kelompok GSM (gagap seni musik). Klu di laskar pelangi ada mahar nah klu di sekolahku Faizah mewarisi jiwa Mahar. Klu urusan display-mendisplay kelas anak ini paling kreatif dan inovatif. Bayangin aja pemirsa, dia pernah minta ke aku untuk bikin grup band kelas, anak sekecil itu?hehehe...Faizah juga termasuk anak yg paling manja dikelas. Pernah ketika hampir 2 pekan aku tidak masuk dia nelpon sambil nangis terseduh2 n bilang, “pak Ade kangen k ma kita, kapan kita masuk k?sy blum remedial aritmatika” so sweet...sweet....kalau kita lagi ngumpul2 dikelas bis solat Dhuha atau Zuhur biasanya si doski minta dipangku bil cerita tentang cita2nya pengen jadi dokter anak. Mudah2an klu dia udah jadi dokter nanti dia gak bakalan lupa ma gurunya yang tampan ini,hehehe

6. Azizah Khaerunnisa
Nah pemirsa, ada 2 anak yang sering banget nangis dikelas, yang pertama Nasywa dan kedua Iis nama panggilan Azizah. Klu nasywa sih wajar2 aja coz selainnya dia makhluk paling kecil dikelas dia juga memiliki kelebihan stok air mata berlebih jadi setiap hari harus dikeluarin. Beda lagi ma Iis. Anak yang hobi membawa naget,sosis dan makanan cepat saji yang lainnya ini adalah salah satu penghuni kelas yang rapi dalam hal keuangan. Uang jajannya tertata rapi dalam dompet kecilnya. Makanya dia kutunjuk menjadi bendahara kelas. Iis adalah anak periang dikelas (dibaca: tukang bikin onar dikelas) klu udah ngegosip ma faizah dan nindya kelas bagai pasar senggol, blum lagi klu nyebut mobil, dia bakal cerita ttg 3 mobil barunya, heheh..tapi anak ini memiliki jiwa sosial yang tinggi mungkin karena selalu makan sosias dan naget,hehehe. Prestasinya juga lumayan membanggakan. Kelemahan anak ini adalah selalu terlambat datang sekolah, hanya beda bebrapa detik dari wali kelasnya,heheheh..maklum si doi harus rela menjadi penumpang terakhir yang diantar ke sekolah. Dia harus ngantar kakak2nya ke sekolah yang berbeda, kejam duniamu nak,heheh

7. Yunindya Palarani
Nindya begitu anak2 menyapanya. Dia adalah salah satu siswa yang menjadi penyumbang dana terbesar disekolah ini. Pasalnya 2 orang saudara n saudarinya juga nuntut ilmu disini,hehe..sifat dasar nindya adalah periang dan sering BT gak jelas. Si doski ini paling senang belajar SAINS, makanya tidak heran dia termasuk dari siswa yang dipersiapkan untuk ikut Olimpiade tingkat SD. Nindya juga periang banget. Kelas gak bakalan seru dan adem2 aja klu dia gak masuk. Dia juga punya jiwa seni yang baik. Yel-yel ampe hiasan dari kerang diciptakannya untuk membuat kelas makin rame dan indah. Dia juga termasuk siswa yang memiliki kemampuan berbahasa dengan baik. Kelemahan anak ini adalah klu dia dah BT dunia pun serasa hampa. Dia bakalan gak mood lagi belajar n bikin guru2 juga ikut gak mod, termasuk aku..dia punya keahlian menghipnotis dalam bebrapa detik,hehehe

Bagaimana dengan guru dan aktivitas sekolah yang lucu dan gokil lainnya?tunggu aja lanjutan tulisan berikut. Aku akan kenalkan juga teman2 guruku yang lain..cooming soon

Sabtu, 14 November 2009

Efek Kekerasan Pada Anak


TERIAKAN bocah malang itu tidak juga menghentikan gerakan tangan sang ayah untuk berhenti memukuli tubuh ringkihnya. Barulah setelah tubuh itu diam tak bergerak, kesadaran si ayah langsung pulih. Apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, nyawa pun melayang sia-sia.

Itu bukan cerita rekaan, tapi benar terjadi Desember 1984. Kasus penganiayaan terhadap Arie Hanggara yang dilakukan ayahnya, menjadi cerita memilukan. Bahkan sempat diangkat ke layar perak.

Arie menjadi korban kekerasan ayahnya yang menyebabkan nyawanya melayang. Ternyata Arie bukan anak terakhir yang mengalami nasib memilukan ini. Penyiksaan anak (child abuse) malah terjadi sepanjang tahun. Bahkan UNICEF pada 2003 melansir laporan sebanyak 3.500 anak berusia kurang dari 15 tahun tewas setiap tahun akibat perlakukan kejam.

Riset yang dilakukan UNICEF di beberapa negara itu juga menunjukkan tingkat kekerasan yang berakhir dengan kematian terjadi di negara-negara kawasan Amerika, Eropa, Pasifik, tergolong tinggi, seperti di AS, Meksiko, Portugal, Belgia, Ceko, Hongaria, Prancis, dan Selandia Baru. Namun Spanyol, Yunani, Italia, Irlandia, dan Norwegia justru tergolong rendah.

Dari temuan UNICEF, ada dua faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak. Pertama, stres dan kemiskinan. Kemudian rumah tangga yang kerap diwarnai kekerasan antara suami dan istri.

Bentuk kekerasan yang tidak tepat bisa berpengaruh buruk pada anak dalam jangka panjang. Makian kasar seperti “dasar anak sial” atau “dasar anak nakal” akan terekam kuat dalam diri si anak.

Anak yang sering dimarahi orang tuanya, apalagi diikuti dengan penyiksaan, cenderung meniru perilaku buruk (coping mechanism) seperti bulimia nervosa (memuntahkan makanan kembali), penyimpangan pola makan, anorexia (takut gemuk), kecanduan alkohol dan obat-obatan, dan memiliki dorongan bunuh diri.

“Marah merupakan hal yang normal, tapi kemarahan yang tidak tepat bisa memengaruhi kondisi psikis dan fisik anak,” ujar psikolog dari Jagadnita, Diah P Paramita dalam acara bertajuk ‘Seni bertengkar sehat dengan anak’ di Jakarta, Sabtu (30/8).

Sedangkan psikolog dari Medicare Clinic Anna Surti Ariani menambahkan, tindakan seperti mencubit atau memukul sedapat mungkin dihindari, karena sama sekali tidak perlu. “Asalkan menguasai teknik-teknik mendisiplinkan anak, 50% kenakalan anak akan teratasi,” katanya.

Menurut Nina, begitu ia disapa, mendisiplinkan anak balita harus secara konkret, seperti menunjukkan wajah cemberut. Pada usia ini mereka cenderung meniru. Hal ini sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Sedangkan pada anak usia SD disarankan menggunakan metode broken record (piringan hitam rusak). “Ibarat piringan hitam rusak, ucapkan apa yang diinginkan orang tua berulang-ulang,” jelas Nina.

Diah pun menambahkan, marah yang bertujuan untuk mendidik dan memperbaiki kesalahan-kesalahan agar perbuatan serupa tidak terulang lagi. Kemarahan yang diekspresikan secara tidak tepat, akan memengaruhi kemampuan orang tua dalam menerapkan disiplin dan memengaruhi hubungan orang tua dengan anak.

Marah yang diikuti pemukulan menimbulkan luka batin, benci terhadap orang tua, rendah diri, antisosial, dan suka berkelahi. “Anak-anak suka meniru, kalau dipukul akan balas memukul. Selain itu memukul tidak mengubah perilaku,” sambung Diah.

Child Right Information Network–sebuah organisasi yang peduli pada nasib anak-anak– memaparkan pemukulan terhadap anak-anak (baik dengan tangan, ikat pinggang, tongkat, atau sepatu), menendang, melempar, mengguncang-guncangkan tubuh anak, mencakar, menggigit, menyuruh anak diam dalam posisi yang membuatnya tidak nyaman, bila terjadi di Eropa dapat dikenai tuduhan melakukan tindakan kriminal. Austria, Denmark, Finlandia, Islandia, Jerman, Norwegia, dan Swedia memiliki UU yang melarang keras penyiksaan fisik terhadap anak-anak.

Kekesalan orang tua bisa berdampak pada anak. Maka dari itu, orang tua harus menyelesaikan masalahnya lebih dulu. Menurut Diah, orang tua bisa mengikuti terapi untuk mengatasi kemarahan di masa lalu.

Selanjutnya melakukan identifikasi masalah di masa lalu. “Anak yang ibunya sering sekali marah akan sulit untuk disiplin,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut juga terungkap bahwa anak yang dekat dengan orang tuanya akan jarang marah. Bila hubungan itu harmonis dan akrab, orang tua lebih mengenal karakter anak sehingga dapat menghindari kondisi pemicu pertengkaran. Diah menyarankan menarik napas setiap kali hendak marah. “Kondisikan diri untuk tidak memerhatikan hal-hal kecil yang bisa membuat marah.”

Agar hubungan orang tua-anak harmonis tingkatkan pendekatan dengan melakukan kegiatan bersama. Kemudian memberi contoh/sikap yang baik bisa meningkatkan rasa percaya diri. Meluangkan waktu untuk bermain bersama, dan memberikan tanggung jawab, membuat anak merasa spesial. “Ajak anak menyiram tanaman biarkan anak memegang selang air,” jelas Diah memberi contoh.

Selain hal yang diungkapkan di atas, Diah menyarankan orang tua menjalin komunikasi nonverbal. Yakni melakukan kontak mata saat berbicara, sikap tubuh sejajar saat berbicara (sambil duduk atau jongkok), rendahkan nada suara, berikan pelukan dan sentuhan lembut pada kepala sebagai tanda berbaikan usai memarahi.
 

kunjungi juga

Dunia Blogger Indonesian Muslim Blogger
Atas nama TuhanKu Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template